MEMPERKOKOH IDEOLOGI
- Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia diterjemahkan Partai Indonesia dalam satu kata “Gotong Royong” yang kemudian dijadikan asas Partai indonesia. Dalam sebuah pidato disampaikan oleh Ir. Soekarno : “Gotong-royong adalah paham yang dinamis, lebih dinamis dari kekeluargaan saudara-saudara! Kekeluargaan adalah suatu, faham yang statis, tetapi gotong¬rovong menggambarkan suatu usaha, suatu amal, suatu pekerjaan yang dinamakan anggota yang terhormat Soekardjo: satu karyo satu gawe. Marilah kita menyelesaikan suatu karyo, gawe, pekerjaan amal ini secara bersama-sama. Amal semua buat kepentingan semua. Keringat semua buat kebahagiaan semua. Holopis kuntul baris buat kepentingan bersama, itulah gotong royong.”
- Gotong royong sebagai asas Partai Indonesia memiliki tiga karakteristik yaitu : Berketuhanan yang bertoleransi, Demokrasi yang berkeadilan, dan Kesetiakawanan tanpa diskriminasi. Dengan ketiga karakter tersebut Partai indonesia mempertahankan Pancasila dan Undang-Undangan Dasar Tahun 1945 serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan cita cita proklamasi 17 agustus 1945.
- Partai indonesia bertanggungjawab menjadikan para kader ber-Tuhan dengan menjalankan perintah agama masing-masing, Nilai-nilai ke Tuhan an diyakini akan memperkokoh Pancasila sebagai ideologi Negara dan mendorong rakyat menuju masyarakat yang berkedaulatan, dengan menjalankan fungsi serta kewajibannya.
MEMBANGUN MORALITAS
- Pembentukan moral dan akhlak bangsa harus didasari oleh kokohnya ideologi Pancasila dimana Ketuhanan Yang Maha Esa adalah dasar yang pertama dan utama. Komitmen moral adalah aspek penting dalam perjalan suatu bangsa, keunggulan intelektual dan materi terbukti tidak memiliki manfaat jika sisi moral diabaikan. Krisis diberbagai Negara lebih banyak disebabkan karena lemahnya moral dan akhlak manusia para pemimpin bangsa.
- Partai indonesia dengan kemampuan kepemimpinan yang kuat disemua tingkatan harus mampu mengembangkan dan memiliki moralitas yang dapat menjadi contoh bagi lingkungannya masing-masing. Para pemimpin dan kader partai harus dapat menjawab semua permasalahan yang ada, sehingga bangsa ini dapat dikenal sebagai bangsa yang memiliki moralitas tinggi..
MENEGAKKAN HUKUM
- Partai indonesia harus menjadi andalan rakyat dalam hal penegakan hukum dan menjamin terwujudnya keadilan sehingga rakyat merasa diperlakukan adil dan manusiawi. Dengan memperkokoh ideologi dan membangun moralitas akan mempercepat penegakan hukum termasuk dalam menyampaikan pendapat dengan senantiasa menjunjung tinggi keadilan, musyawarah mufakat, kebenaran hukum dan hak asasi manusia.
- Orang-orang yang menempati jabatan-jabatan publik harus jujur, berjuang untuk rakyat, dapat menjadi contoh dalam hal penegakan hukum dan perundang-undangan, berusaha keras menegakkan keadilan dan keseimbangan dalam kepemimpinannya. Keadilan dalam pemerintahan adalah diakuinya hak dan kewajiban secara seimbang setiap individu dari pemegang kekuasaan.
MEREBUT HARKAT DAN MARTABAT RAKYAT
- Berideologi yang kuat, menegakkan hukum dan keadilan serta bermoral adalah fondasi pembangunan dan modal utama rakyat untuk dapat dihargai harkat dan martabatnya sebagai rakyat merdeka oleh bangsa-bangsa didunia. Kekuatan dan kepercayaan yang tinggi akan meningkat apabila Rakyat telah memperoleh harkat dan martabatnya yang pada akhirnya rakyatlah yang berdaulat.
- Partai indonesia berperan aktif dalam pembangunan nasional maka para kader berkewajiban untuk dapat menemukan dan memanfaatkan berbagai sumber daya untuk didayagunakan menuju Indonesia yang lebih maju, adil dan makmur.
- Peran aktif kader dalam pembangunan nasional harus berpegang teguh pada pemikiran : ”MEMBANGUN INDONESIA UNTUK INDONESIA MENUJU KEJAYAAN INDONESIA RAYA”
MENJADI PEMIMPIN BANGSA
- Kekuatan kader partai terletak pada keteguhan jiwanya untuk menyadari harkatnya sebagai pemimpin. Partai indonesia adalah sarana meneruskan perjuangan dan meningkatkan ketajaman kepemimpinan sehingga pada saatnya kader partai indonesia yang akan menentukan arah republik ini.
- Tugas kader sekarang adalah merebut harkat sebagai pemimpin, menjadi tempat untuk bertanya bagi rakyat dan memecahkan masalah yang ada, menjadi pelopor kemakmuran didaerahnya serta menghimpun komponen bangsa guna melanjutkan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia menuju masyarakat adil dan makmur.
- Partai indonesia menghendaki agar bangsa ini dipimpin oleh pimpinan yang berkualitas, berideologi yang kuat, memiliki moralitas yang tinggi dan mampu menegakan hukum dan keadilan.
- Partai indonesia harus turut menentukan terpilihnya kepemimpinan dan pimpinan nasional untuk putera bangsa terbaik. Oleh karenanya seluruh kader dan unsur pimpinan partai menghimpun kekuatan yang ada untuk mewujudkan perjuangan partai.
salam revolusi!
ayo bung, jabat erat sekaligus songsong hari kemerdekaan ri ke-64 dengan tekat spirit nasionalisme untuk mengembalikan indonesia pada jalan cita-cita luhur para pendiri bangsa. saya menyambut baik tekad perjuangan parindo untuk membangun indonesia yang sejahtera, indonesia yang adil, indonesia yang makmur, indonesia yang bermartabat. lebih jauh dari itu, saya mencita-citakan ibukota republik indonesia dipindah dari jakarta ke kawasan pesisir cirebon atau ke kota sejuk purwokerto, kota kelahiran pangsar jenderal sudirman. momentum itu harus ditandai sebagai awal babak baru membangun bangsa yang berjiwa pancasilais, egaliter dan dilandasi fundamental nilai-nilai budaya gotoroyong. kita tahu, bahwa jakarta kini adalah kota yang tidak kondusif; ikon yang hanya mencerminkan belantara kapitalisme liberal, permisif, hedonistis, individualistis dan materialistis. jakarta bukan lagi representasi dari indonesia modern yang selaras dengan cita-cita kemerdekaan dulu. maka, hanya ada satu tekad untuk perubahan besar dan tak gentar untuk maju: revolusi!
(mas arifin brandan, dari padepokan sunyi di kaki merapi ~ facebook:: aruscitra@yahoo.com ~ aruscitra.blogspot.com)